Fokus pendampingan adalah memastikan proses penginputan data, pemantauan indikator, hingga validasi skor di aplikasi eHDW p berjalan lancar dan sesuai kondisi riil. Suasana diskusi berlangsung santai namun tetap teknis, dengan KPM mempraktikkan langsung penginputan data di hadapan PD dan PLD.
Pendamping Desa Kecamatan Pakue, [Umar], mengatakan pendampingan non-formal seperti ini penting agar KPM tidak ragu bertanya dan langsung menyelesaikan kendala di tempat. “Kalau ada kendala input atau bingung validasi skor, langsung kita selesaikan sama-sama. Jadi tidak ada data yang tertahan,” ujarnya.
Pendamping Lokal Desa Mikuasi, [Annisa Fauziyyah.S], menambahkan bahwa pasca pelatihan KPM yang telah dilaksanakan di Aula Kantor Camat Pakue teman-teman KPM memiliki banyak kemajuan dalam menggunakan aplikasi eHDW. “Alhamdulillah, data sasaran sudah lengkap dan sesuai kondisi lapangan. Sekarang tinggal kita pastikan semuanya terinput dengan benar ke dalam aplikasi eHDW dan tidak ada pemantauan indikator yang terlewatkan, biar validasinya lancar,” jelasnya.
Salah satu KPM Desa Mikuasi mengaku terbantu dengan pendampingan langsung ini. “Lebih enak kalau langsung didampingi. Kalau ada salah input langsung diperbaiki, jadi tidak bolak-balik,” kata salah satu KPM.
Kegiatan ditutup dengan pengecekan ulang data bersama dan kesepakatan KPM untuk melanjutkan pemantauan rutin di wilayah tugas masing-masing.Written by : TPP Kecamatan Pakue








0 $type={blogger}:
Posting Komentar